TANGERANGBERKABAR.ID – Material jembatan penghubung antar kampung di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar, Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten yang roboh pada beberapa waktu lalu diangkat menggunakan alat berat dari aliran anak sungai Cisadane.

Pengangkutan material itu dilakukan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang bersama dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWS C2), pada Minggu (28/1/2024) siang.

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin mengatakan pembersihan material dilakukan oleh dua Excavator dan 10 truk pengangkut yang akan dilaksanakan selama dua hari. Setelah itu, ia berharap jembatan itu akan dibangun kembali oleh pihak terkait.

“Karena ini akses vital bagi akses lintas warga terutama anak sekolah,mudah-mudahan cepat dibangun kembali,” katanya.

Nurhan menyebut jembatan yang roboh itu berada di aliran anak sungai yang menjadi kewenangan dari BBWS C2, Dimana, artinya memang pemeliharaan dan pembangunannya berada di organisasi tersebut.

Namun, katanya setelah berkoordinasi dengan BBWS C2, mereka itu hanya memiliki atau menyiapkan anggaran sekitar Rp600 Juta. Sedangkan menurutnya, jika diukur kasat mata pembangunan jembatan yang memiliki standar bagus itu, akan menelan anggaran senilai 2 sampai 2,5 miliar rupiah.

“Saya kira tanggung kalau mereka menganggarkan segitu, kalau mereka tidak sanggup maka DBMSDA siap mengambil alih,” ucapnya

Sementara, Ketua Unit Pengelola Irigasi (UPI) BBWS C2, Agoes Permana menyatakan pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan pimpinan nya terkait pembangunan jembatan itu.

Selain itu, lanjutnya meski aliran sungai itu menjadi kewenangannya, pihaknya tetap akan memastikan kembali apakah menjadi tanggung jawab BBWS C2 atau bukan, karena aset itu diperkirakan sudah ada sekitar tahun 1960-1971.

“Saya koordinasi dulu dengan PPK atau atasan kami, soalnya masalah anggaran ada atau tidak ada saya gatau,” pungkasnya.

(Wis/Riz)