TANGERANGBERKABAR.ID – Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau, Ciujung, Cidurian (BBWSC3) menyebut kurang sinergi nya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menjadi faktor penyebab tidak kunjung terselesaikannya masalah irigasi di wilayah.
Pernyataan itu menjawab tudingan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang yang mengatakan bahwa sudah berkirim surat dan berkoordinasi dengan BBWSC3 soal kondisi irigasi. Namun, belum ada tindak lanjut.
“Itu pernah kita bersurat kemudian kita koordinasikan itu pernah, entah mereka terbatas anggaran atau gimana,” kata Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Sumber Daya Air Pada DBMSDA Kabupaten Tangerang, Peri Ramdani, Rabu (24/1/2024) lalu.
PPK Operasi dan Pemeliharaan (OP) BBWS C3, Muhamad Irhan, mengatakan meski permasalahan itu pernah disampaikan, namun seharusnya Pemkab Tangerang lebih bersinergi dan berkoordinasi dengan pihaknya untuk sama-sama membenahi permasalahan irigasi yang saat ini dikeluhkan petani.
“Jadi pernyataan itu tidak benar,” katanya, ditulis Minggu (28/1/2024).
Sehingga, kata Irhan, nantinya akan ditindak lanjuti dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk ditangani secara komprehensif serta bisa dilaksanakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI.Cidurian dikarenakan akan menelan anggaran yang cukup besar.
“Kegiatan pembersihan saluran-saluran dan kegiatan normalisasi disesuaikan dengan anggaran pada lingkup pekerjaan Operasi dan Pemeliharaan,” ucapnya.
Irhan menuturkan selama ini Balai selalu inten melakukan perbaikan-perbaikan dan normalisasi walau dalam skala kecil di lingkup Operasi dan Pemeliharaan yang dilaksanakan oleh TP OP propinsi Banten.
Kemudian, BBWS C3 selalu berusaha mengusulkan ke tingkat pusat agar ditangani secara menyeluruh dengan anggaran pelaksanaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi DI.Cidurian.
“karena kalau hanya mengandalkan anggaran Operasi dan Pemeliharaan kurang maksimal penanganan nya,” tandasnya.
(Rizki)


Tinggalkan Balasan