TANGERANGBERKABAR.ID – Diskorsing tanpa kejelasan selama kurang lebih 14 tahun oleh PT. Angkasa Pura (AP) II, Purwanto seorang purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) sampai saat ini masih terus menuntut keadilan.

Di momentum HUT RI Ke-80 ini, Purwanto melakukan Longmarch dari Senayan ke Monas, pada Jumat 22 Agustus 2025 sebagai bentuk kekecewaan nya atas dugaan kezaliman PT AP II.

Diketahui Purwanto yang merupakan Purnawirawan TNI AD ini dikaryakan PT Angkasa Pura II dan diangkat sebagai karyawan pada Agustus 2000 silam.

Namun sejak 2004 dirinya ini tersandung masalah gara-gara dilaporkan ke polisi atas aduan pencemaran nama baik oleh AP II. Kemudian, lanjut Purwanto, pada 24 Januari 2011 pihak perusahaan menskorsnya tanpa ada batas waktu yang jelas.

Kasus dugaan pencemaran nama baik tersebut pun naik ke meja hijau. Dirinya juga sudah tujuh kali mengikuti sidang di Pengadilan Hubungan Industrial Banten, dalam upaya memperjuangkan haknya agar dapat dipekerjakan kembali oleh pihak PT.Angkasa Pura II. Hingga kini, nasibnya sebagai karyawan masih belum jelas dan gajinya tidak dibayarkan sejak 2011.

Berbagai upaya telah ditempuh oleh Purwanto, dari memohon bantuan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang hingga mengadukan nasibnya ke Presiden Prabowo Subianto.

Dalam aksi longmarchnya ini, ia memohon Presiden Republik Indonesia, Purnawirawan Jendral TNI, H. Prabowo Subianto untuk menindak tegas PT. Angkasa Pura II.

“Mohon Bapak Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, Jendral Purnawirawan mohon berkenan menindak PT. Angkasa Pura II. Agar mau membayar segala kerugian akibat dari kasus ini. Terima Kasih,” pungkasnya.

(Der)