TANGERANGBERKABAR.ID – Di tengah hiruk-pikuk pelayanan kesehatan di Kecamatan Jambe, sosok Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah tampak tidak canggung membaur di tengah kerumunan ibu dan balita. Kehadirannya dalam agenda Gerebek Posyandu bukan sekadar kunjungan formalitas, melainkan sebuah misi pengawalan langsung terhadap kualitas hidup generasi masa depan Tangerang.

Pemimpin yang Menjemput Bola

Langkah kaki Wakil Bupati menyusuri setiap sudut posyandu menunjukkan komitmen yang kuat. Beliau tidak hanya berdiri di podium, tetapi turun langsung memantau meja demi meja pelayanan—mulai dari pendaftaran hingga meja konsultasi gizi.

Bagi beliau, Gerebek Posyandu adalah instrumen kepemimpinan untuk memastikan bahwa birokrasi kesehatan berjalan tanpa sumbat. Beliau ingin memastikan setiap alat timbang akurat, setiap vitamin terdistribusi, dan setiap keluhan ibu hamil didengarkan.

Dialog Humanis di Tengah Pelayanan

Ada momen menarik saat Wakil Bupati berhenti sejenak untuk berbincang dengan seorang ibu yang sedang menggendong anaknya. Tanpa jarak, beliau memberikan motivasi dan mengingatkan pentingnya asupan protein hewani.

“Ibu, anak ini adalah aset kita semua. Jangan absen ke Posyandu ya, pastikan gizinya terjaga agar nanti sekolahnya pintar dan sehat,” ucapnya hangat, memberikan semangat yang membekas bagi para orang tua yang hadir.

Fokus Strategis Sang Wakil Bupati

Dalam arahannya di lokasi, Wakil Bupati Tangerang menekankan beberapa poin krusial yang menjadi tanggung jawabnya dalam memimpin gerakan ini:

  • Validasi Data Tanpa Toleransi: Beliau menginstruksikan agar data stunting dan kesehatan ibu di Jambe harus akurat 100% agar intervensi pemerintah tidak salah sasaran.

  • Optimalisasi Peran Kader: Memberikan apresiasi dan penguatan mental bagi kader Posyandu sebagai ujung tombak yang paling dekat dengan rakyat.

  • Integrasi Pelayanan: Memastikan sinkronisasi antara Puskesmas, Kecamatan, dan Desa berjalan mulus di bawah komandonya.

Mengawal Masa Depan dari Jambe

Kunjungan ini menegaskan bahwa masalah kesehatan bukan sekadar urusan medis, melainkan urusan kepemimpinan. Dengan kehadiran langsung sang Wakil Bupati, koordinasi antar instansi menjadi lebih cepat dan hambatan di lapangan bisa langsung dicarikan solusinya saat itu juga.

Aksi “Gerebek” ini adalah sinyal tegas dari Wakil Bupati Tangerang: Tidak boleh ada anak yang tertinggal dalam tumbuh kembangnya, dan tidak boleh ada ibu yang berjuang sendirian dalam menjaga kesehatan keluarganya.

(DERI)