TANGERANGBERKABAR.ID – Kondisi Jalan Raya Pasar Kemis yang kembali mengalami kerusakan dan terkelupas meski baru saja diperbaiki, memicu reaksi keras dari berbagai pihak. Aktivis senior Tangerang, Alamsyah, angkat bicara mengenai polemik infrastruktur yang tak kunjung usai tersebut.
Dalam keterangannya, Alamsyah menekankan bahwa publik tidak seharusnya hanya melayangkan telunjuk kepada Bupati Tangerang. Menurutnya, ada peran pejabat wilayah, khususnya Camat, yang memegang tanggung jawab besar sebagai pengawas di lapangan.
Alamsyah menilai, kerusakan jalan yang terjadi secara berulang menunjukkan adanya sumbatan komunikasi atau kurangnya pengawasan di tingkat kecamatan.
“Jangan apa-apa langsung salahkan Bupati. Camat sebagai pemangku wilayah jangan tutup mata dengan kondisi di depan mata. Mereka adalah kepanjangan tangan pimpinan yang seharusnya paling tahu situasi di wilayahnya,” ujar Alamsyah tegas.
Ia menambahkan bahwa fungsi koordinasi harus berjalan dua arah. Camat diharapkan tidak pasif menunggu laporan warga atau viral di media sosial, melainkan harus aktif melaporkan kendala teknis kepada pimpinan daerah maupun dinas terkait.
Kritik ini muncul menyusul klaim perbaikan yang dilakukan pemerintah daerah, namun hasilnya dianggap tidak bertahan lama. Alamsyah menengarai adanya masalah pada pengawasan proyek atau spesifikasi pengerjaan yang tidak sesuai dengan beban kendaraan di jalur padat Pasar Kemis.
“Laporkan ke pimpinan. Kalau Camat diam saja, artinya ada fungsi pengawasan yang tidak jalan. Jangan biarkan Bupati bekerja sendirian tanpa data akurat dari bawah,” tambahnya.
Kondisi jalan yang terkelupas tidak hanya menghambat mobilitas ekonomi di kawasan industri Pasar Kemis, tetapi juga mengancam keselamatan pengendara, terutama saat musim hujan. Warga berharap adanya solusi permanen, bukan sekadar “tambal sulam” yang kembali rusak dalam hitungan minggu.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat masih menantikan langkah konkret dari pihak Kecamatan Pasar Kemis dan Dinas terkait untuk memastikan perbaikan jalan kali ini dilakukan dengan standar kualitas yang lebih baik.
(Der)


Tinggalkan Balasan