TANGERANGBERKABAR.ID – Di tengah hiruk-pikuk isu yang sempat meragukan keramahan pelayanannya, UPTD Puskesmas Jayanti justru menjawab keraguan tersebut dengan cara yang paling elegan: bukti nyata. Alih-alih meredup, kepercayaan masyarakat Jayanti justru sedang berada di titik tertinggi, tercermin dari koridor puskesmas yang kini jauh lebih hidup dari sebelumnya.

Jika data dianggap sebagai bahasa kejujuran, maka statistik Puskesmas Jayanti sedang menceritakan kisah sukses. Setelah dua tahun bertahan di angka kunjungan yang stabil—yakni 29.356 pada 2023 dan 29.226 pada 2024—sebuah lonjakan luar biasa terjadi di tahun 2025.

Tercatat, sebanyak 35.557 pasien datang mencari kesembuhan di sana. Penambahan lebih dari 6.000 kunjungan dalam setahun bukanlah sekadar angka; itu adalah pernyataan bahwa warga Jayanti tetap menaruh harapan besar pada puskesmas mereka.

Apa yang memicu lonjakan ini? Kepala UPTD Puskesmas Jayanti, dr. Evi Yuliani Lestiawaty, MARS, mengungkapkan bahwa kuncinya ada pada keberanian untuk berinovasi sejak Agustus 2025. Beliau bermimpi menghadirkan kenyamanan klinik swasta di sebuah fasilitas publik.

Beberapa program yang kini menjadi primadona warga antara lain:

  • TARLINCE (Antar Jemput Ibu Bersalin): Sebuah layanan ambulans gratis yang memastikan ibu hamil dijemput dengan aman dan pulang membawa kebahagiaan ke rumah.
  • Akses Dokter Spesialis: Tak perlu jauh-jauh ke rumah sakit besar, warga kini bisa berkonsultasi langsung dengan spesialis Saraf, Bedah, Mata, hingga Penyakit Dalam di puskesmas.
  • Ruang Kebahagiaan: Dari layanan Baby Shoot gratis dengan kostum menggemaskan untuk bayi baru lahir, hingga keriuhan senam bersama setiap Sabtu pagi yang melunturkan sekat antara tenaga medis dan warga.

“Kami ingin warga datang bukan hanya saat tubuh terasa sakit, tapi juga untuk merayakan kesehatan dan kebahagiaan keluarga,” ujar dr. Evi dengan nada optimis pada Jumat (27/2).

Mengenai kritik terkait keramahan petugas pendaftaran yang sempat berembus, dr. Evi tidak menepisnya dengan pembelaan diri. Baginya, kritik adalah bahan bakar untuk berbenah. Beliau menegaskan bahwa setiap masukan dijadikan motivasi internal untuk terus meningkatkan standar profesionalisme petugas.

Melangkah menuju Maret 2026, wajah Puskesmas Jayanti akan semakin lengkap. Dua layanan baru telah disiapkan untuk memanjakan warga:

  1. Baby Massage (Pijat Bayi): Dukungan tumbuh kembang anak lewat tangan profesional bersertifikat.
  2. Layanan Akupresur: Memberikan pilihan pengobatan komplementer yang menenangkan bagi masyarakat.

Melalui transformasi ini, Puskesmas Jayanti sedang membuktikan bahwa pelayanan publik bisa tampil modern, profesional, dan yang terpenting—dicintai oleh warganya sendiri.