TANGERANGBERKABAR.ID – Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menghadiri acara Kenduri Ramadan yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Tangerang Barat (HIMATANGBAR) di Taman Baca Masyarakat (TBM) Flyover Balaraja, Minggu (15/03/26).
Dalam sambutannya, Wabup Intan menyampaikan rasa bangga atas kepedulian sosial para mahasiswa. Ia menilai kegiatan ini merupakan bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya fokus pada urusan akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap kondisi masyarakat di tanah kelahirannya.
“Saya bangga melihat adik-adik mahasiswa tetap memiliki kepedulian sosial yang nyata terhadap Tangerang Barat. Ini adalah wujud aktualisasi nilai intelektual dan kekeluargaan yang menjadi semboyan kalian,” ujar Wabup Intan.
Lebih lanjut, Wabup Intan menekankan betapa pentingnya peran aktif pemuda dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menaruh harapan besar agar mahasiswa yang tergabung dalam HIMATANGBAR mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat, khususnya bagi warga di wilayah Balaraja dan sekitarnya.
Dalam pesannya, Intan menyampaikan beberapa poin krusial bagi para aktivis muda. Ia meminta mahasiswa untuk senantiasa menjaga nalar kritis namun tetap dalam koridor yang membangun. Menurutnya, kontribusi positif sekecil apa pun bagi daerah adalah sebuah investasi kebaikan yang manfaatnya akan terasa di masa depan. Ia pun mendorong para mahasiswa untuk peka dan mampu menjadi mata serta telinga bagi aspirasi maupun kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Jangan pernah lelah untuk peduli, karena di tangan kalianlah wajah masa depan daerah kita ini dititipkan,” serunya menyemangati para peserta yang hadir.
Sementara itu, Ketua HIMATANGBAR, Nawa Syarif, menjelaskan bahwa perhelatan Kenduri Ramadan tahun ini dilangsungkan selama dua hari, yakni pada 14 hingga 15 Maret 2026. Pemilihan lokasi di TBM Flyover Balaraja dilakukan secara sengaja karena tempat tersebut memiliki nilai historis dan emosional yang kuat bagi para anggota.
Rangkaian acara pun dikemas dengan beragam kegiatan yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Mulai dari perlombaan keagamaan dan lomba mewarnai untuk anak-anak, penyaluran santunan bagi anak yatim, hingga ajang keakraban melalui Fun Mini Soccer. Seluruh rangkaian tersebut ditutup dengan momen buka puasa bersama dan diskusi publik.
“Tempat ini adalah lokasi kami berkumpul, berbagi ide, saran, dan berdiskusi. Kami berharap dengan dukungan dari pemerintah daerah dan elemen masyarakat, Kenduri Ramadan dapat menjadi agenda rutin yang memberikan manfaat lebih luas, khususnya bagi masyarakat Balaraja,” pungkas Nawa.
(Der)


Tinggalkan Balasan