TANGERANGBERKABAR.ID – Oknum Guru Olahraga di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 8 Kabupaten Tangerang berinisial W diduga melecehkan sejumlah siswinya.

Pelaku dituding kerap meneror anak didiknya itu melalui pesan aplikasi Whatsapp. Dimana korbannya disuruh untuk tidak mengenakan celana dalam saat jam pelajarannya, hingga tawaran mengajak menginap di hotel.

Salah satu siswi pun akhirnya memberanikan diri untuk mengadu kepada keluarganya.

Kakak Korban, Gita mengatakan adiknya yang bersekolah disitu pernah diminta oleh pelaku untuk tidak menggunakan celana dalam saat pelajaran olahraga. Jika tidak dituruti, katanya pelaku mengancam memberikan nilai buruk mata pelajaran nya itu.

“Pelaku itu berinisial W guru olahraga. Namun, semua korban belum berani bersuara secara keseluruhan,” kata Gita. Kamis, (23/11/2023).

Bahkan kata dia, siswi lainnya juga mengaku pernah ditawarkan pelaku untuk menginap atau Check in ke hotel. Atas perilaku cabul pelaku itu sejumlah murid melaporkannya kepada pihak sekolah.

Namun, lanjutnya sangat disayangkan pihak sekolah meminta agar kasus tersebut tidak di perpanjang lagi.

“Tapi, sekolah sudah memastikan pelaku W dinyatakan sudah keluar mengajar,” terangnya.

Saat dikonfirmasi, Humas SMAN 8 Kabupaten Tangerang, Sumanta membenarkan adanya dugaan pelecehan yang dilakukan oleh oknum guru olahraga disekolahnya.

Ia mengungkap, pihaknya baru mendapatkan laporan dua orang siswi yang menjadi korban dugaan pelecehan itu.

“Iya, dua siswi yang melaporkan itu, tapi kasus nya itu hanya dipegang tangannya,” ucapnya.

Sumanta menegaskan, pihak sekolah telah melakukan tindakan tegas, yakni untuk sementara tidak memperkerjakan oknum guru olahraga tersebut.

“Sudah 4 harian tidak bekerja,” tandasnya.

(Wisnu)