TANGERANGBERKABAR.ID (Serang) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang mencatat sedikitnya terdapat 1.274 anak di wilayahnya menderita stunting atau gizi buruk.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang, Ahmad Hasanudin mengatakan stunting terbanyak itu ada di dua wilayah Kecamatan, yaitu Serang mencapai 494 anak dan juga Kecamatan Kasemen 403 anak.

Sementara, lanjutnya untuk wilayah kecamatan lainnya di kota serang anak penderita stunting jumlahnya sangat sedikit, seperti di Kecamatan Walantaka 49, Taktakan 111, dan Cipocok Jaya 36 anak.

“Stunting tertingi di Kecamatan Serang dan Kasemen,” katanya kepada wartawan, ditulis pada Rabu (24/1/2024).

Hasan mengimbau kepada seluruh ibu-ibu untuk memperhatikan tumbuh kembang anak, jangan salah asuh dan menjaga asupan gizi anak. Contohnya saja, kata dia banyak kasus anak hanya diberikan makan nasi dengan kuah bakso, sedangkan yang mengasuh memakan baksonya.

“Harusnya gak begitu,” ucapnya.

Hasan pun mengingatkan kepada orang tua yang anaknya menderita stunting agar lebih memanfaatkan pelayanan kesehatan yang ada, yakni dengan secara rutin membawa anaknya ke posyandu terdekat.

Sehingga, kata dia jika ada kekurangan asupan gizi, akan diberikan makanan tambahan (PMT) Formula 100.

“Posyandu akan perbaiki, kalau ada kekurangan dan kesalahan,” tandasnya.

(Rizki)