TANGERANGBERKABAR.ID – Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berencana untuk mengaktifkan kembali perlombaan cerdas cermat tingkat SD dan SMP, serta mengadakan ekstrakurikuler coding sistem informasi atau kecerdasan buatan AI ditingkat SD. Hal itu, dilakukan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dilly Windu mengatakan, bahwa untuk meningkatkan kualitas SDM sejak dini, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan berencana untuk mengaktifkan ekskul komputer, khusunya dalam bidang coding sistem informasi atau kecerdasan buatan AI. Kata Dilly, rencana itu akan direalisasikan pada tahun ajaran 2026/2027 mendatang.

“Iya, kita berencana untuk mengaktifkan ekstrakurikuler coding sistem informasi atau kecerdasan buatan AI untuk tingkat SD, ” kata Dilly Windu kepada wartawan, Minggu (7/12).

Lanjut Dilly, mengingat saat ini masuk kedalam era digitalisasi. Maka, pengetahuan tentang kecerdasan buatan atau lebih dikenal AI ini harus diajarkan kepada generasi bangsa sejak dini.

Tentunya, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari intruksi Kementrian dalam peraturan Permen Dikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, yang menegaskan tentang pentingnya kemampuan digital coding dan kecerdasan buatan, sebagai kompetensi minimun dasar.

“Ini mengacu kepada Permen Dikdasmen, untuk meningkatkan kualitas SDM bangsa. Agar, diera teknologi para generasi muda, khususnya di Kabupaten Tangerang dapat menjadi sang creator atau pencipta bukan hanya sebagai pengguna teknologi, ” tukasnya.

Lebih lanjut Dilly, bahwa ekstrakurikuler ini bukanlah kegiatan rutinitas, melainkan gerakan pembelajaran sebagai langkah strategis, untuk memastikan peserta didik di Kabupaten Tangerang dapat memanfaatkan teknologi dengan efektif, cerdas, dan beradab.

“Jadi tidak masuk dalam kegiatan rutinitas pembelajaran. Melainkan kegiatan ekstrakurikuler, dan bagi anak-anak SD, mulai dari kelas V hingga VI, ” katanya.

Sebelum dimulainya ekstrakurikuler coding sistem informasi kecerdasan buatan ini, sepanjang tahun 2025, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah memberikan pelatihan atau bimbingan teknis kepada 1.052 guru SD kelas V diseluruh Kabupaten Tangerang.

“Pelaksanaan ekstrakurikuler memang ditahun 2026. Tetapi pelatiahan kepada guru-gurunya sudah dilaksanakan ditahun 2025 ini, ” katanya.

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana menambahkan, bahwa untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan para peserta didik, pihaknya juga berencan untuk mengaktifkan kembali lomba cerdas cermat, untuk tingkat SD dan SMP di seluruh Kabupaten Tangerang.

“Kita juga berencana untuk mengaktifkan kembali, perlombaan cerdas-cermat untuk anak sekolah. Khusunya tingkat SD dan SMP, karena menyesuikan kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sendiri yang hanya memiliki kewenangan ditingkat itu, ” katanya.

Menurut Dadan, perlombaan cerdas-cermat sangatlah bermanfaat untuk pertumbuhan pola fikir pada sang anak. Khsusunya, peningkatan akademik yang membuat wawasan si anak menjadi lebih luas, memperdalam materi pelajaran, dan meningkatkan prestasi akademis secara keseluruhan.

Lalu, dapat mengembangkan keterampilan kognitif, karena dapat melatih kemampuan berpikir kritis, dan analisis. Sehingga, dapat memecahkan masalah dengan cepat dan tepat. Selain itu, dapat meningkatkan daya ingat da konsentrasi pada sang anak.

“Selain itu juga, dapat meningkatkan kepercayaan diri dan meningkatkan komunikasi yang lebih efektif, ” ujar Dadan.