TANGERANGBERKABAR.ID – Di koridor Kepolisian Republik Indonesia, nama Iptu Aditya Surya Sakti, S.Tr.K, M.Si mulai dikenal sebagai representasi perwira muda yang matang melalui proses. Tidak instan, perjalanan kariernya merupakan kombinasi antara ketajaman analisis intelijen dan ketangkasan di lapangan.

Lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 2021, Aditya membawa semangat pembaruan. Langkah pertamanya setelah menyandang pangkat Inspektur Dua (Ipda) tidak langsung ke kewilayahan, melainkan ditempa di pusat saraf informasi Polri, yakni Baintelkam Mabes Polri. Pengalaman di Mabes Polri ini membentuk pola pikirnya agar selalu presisi dan strategis dalam memandang setiap potensi gangguan keamanan.

Langkah kakinya kemudian berlanjut ke wilayah hukum Polda Banten. Di Polresta Tangerang, ia dipercaya memegang peran krusial sebagai Kanit 1 Politik Sat Intelkam. Di posisi ini, Aditya dituntut mampu menjaga suhu politik di wilayah Tangerang agar tetap kondusif, sebuah tugas yang membutuhkan seni berkomunikasi tingkat tinggi dengan berbagai elemen masyarakat dan aktor politik.

Tak berhenti di sana, ia kemudian menunjukkan fleksibilitasnya dengan berpindah fungsi ke Korps Lalu Lintas sebagai Kanit Turjawali Satlantas Polresta Tangerang. Dari meja analisis politik ke jalan raya, Aditya membuktikan bahwa seorang perwira harus siap mengatur ritme, baik itu ritme demokrasi maupun ritme lalu lintas yang padat di gerbang barat ibu kota.

Kini, dengan pangkat Inspektur Satu (Iptu), ia memikul tanggung jawab yang lebih besar sebagai Kapolsek Cisoka. Jabatan ini adalah ujian kepemimpinan yang sesungguhnya. Membawahi wilayah yang dinamis seperti Cisoka, Solear, dan Jayanti, Aditya menerapkan ilmu “hulu ke hilir” yang ia dapatkan selama kariernya.

“Pengalaman di Intelijen mengajarkan saya membaca situasi, dan pengalaman di Satlantas mengajarkan saya pentingnya kehadiran polisi secara nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sebagai Kapolsek, Aditya dikenal tidak berjarak. Ia kerap terlihat melakukan patroli dialogis, mendengarkan langsung keluhan warga dari pasar hingga pelosok desa. Pendekatan ini merupakan refleksi dari didikan Akpol 2021 yang mengedepankan Polri yang prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan.

Iptu Aditya Surya Sakti adalah potret polisi masa kini: muda, berwawasan luas, dan tak ragu berkeringat bersama warga. Dari pusat Mabes Polri hingga ke jalanan Cisoka, komitmennya tetap satu: memastikan setiap warga dapat tidur dengan nyenyak karena tahu polisinya sedang bekerja.

(Deri)