TANGERANGBERKABAR.ID, Cilegon – Kondisi jalan akses menuju Pelabuhan Merak pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menuai keprihatinan serius dari para pengguna jalan.

Terlihat jalan mengalami rusak parah dengan berlubang besar, aspal terkelupas, serta genangan air terlihat hampir di sepanjang ruas jalan, khususnya setelah keluar dari pintu Tol Merak menuju arah pelabuhan.

Salah satu pengguna jalan, Alamsyah, menyayangkan buruknya kondisi jalan tersebut. Ia menilai jalan yang dipenuhi lubang besar serta digenangi air sangat membahayakan keselamatan pengendara, terlebih di tengah tingginya arus kendaraan selama libur Nataru.

“Kerusakan jalan ini sudah sangat parah. Banyak lubang besar yang tergenang air sehingga sulit terlihat, terutama saat malam hari. Ini sangat berbahaya bagi pengguna jalan,” ujar Alamsyah,

Alam menyebut, kondisi terburuk terlihat tepat setelah keluar pintu Tol Merak menuju Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, jalan berlubang dan rusak parah memaksa pengendara mengurangi kecepatan secara mendadak.

Ia mengaku menyaksikan langsung adanya kendaraan yang menuju pelabuhan mengalami mogok dan nyaris terbalik akibat terperosok ke dalam lubang jalan yang cukup dalam.

Menurutnya, situasi ini menunjukkan bahwa BPJN Banten sepertinya tidak siap mengantisipasi dan menangani kerusakan jalan. “Padahal jalur ini merupakan akses vital menuju Pelabuhan Merak yang menjadi pintu utama penyeberangan Jawa–Sumatra,” tegasnya.

Alam mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, baik yang menuju Pelabuhan Merak maupun sebaliknya, agar meningkatkan kewaspadaan dan berhati-hati saat melintasi jalur tersebut.

(Der)