TANGERANGBERKABAR.ID – Antusiasme warga Kabupaten Tangerang untuk pulang kampung tahun ini melonjak drastis. Program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah terbukti sangat diminati, dengan kuota 2.800 kursi yang langsung terpenuhi hanya dalam dua hari setelah pendaftaran dibuka pada 25 Februari 2026.
Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menjelaskan bahwa lonjakan pendaftar melampaui ekspektasi. “Peminatnya sangat tinggi, total ada 10.358 pendaftar online dari kuota yang tersedia untuk 2800 peserta mudik gratis,” ungkapnya kepada awak media, Selasa (3/3/2026).
Sebagai catatan, tahun ini Pemkab Tangerang telah menambah kapasitas sebesar 270 kursi dibandingkan tahun 2025 yang hanya menampung 2.530 pemudik. Bagi Intan, tingginya angka pendaftar ini mencerminkan keberhasilan dan urgensi program tersebut.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, menunjukan betapa positifnya program ini untuk memfasilitasi dan membantu masyarakat yang hendak mudik,” tambah Intan.
Untuk melayani para pemudik, Pemkab Tangerang telah menyiapkan 56 unit bus yang akan diberangkatkan pada 18 Maret 2026. Titik keberangkatan dipusatkan di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Tangerang.
Adapun rute mudik gratis tahun 2026 mencakup berbagai kota di Pulau Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, hingga Jawa Timur, sebagai berikut:
-
Pulau Sumatera: Lampung (Terminal Rajabasa) dan Palembang (Terminal Alang-alang Lebar).
-
Jawa Barat: Cirebon, Pangandaran, Kuningan, dan Garut.
-
Jawa Tengah & D.I.Y: Tegal, Semarang, Solo, Wonogiri, Purworejo, Wonosobo, Magelang, dan Yogyakarta (Terminal Giwangan).
-
Jawa Timur: Madiun, Surabaya, Malang, Banyuwangi, dan Pacitan.
Menutup keterangannya, Intan memastikan aspek keselamatan menjadi prioritas utama. Seluruh armada bus telah menjalani pemeriksaan kelaikan jalan yang ketat. “Semoga masyarakat bisa mudik dengan aman dan kembali dengan selamat,” pungkasnya.
Ke depannya, Pemkab Tangerang berkomitmen untuk terus mengevaluasi program ini agar dapat menjangkau lebih banyak destinasi dan memberikan pelayanan yang lebih luas bagi warga.


Tinggalkan Balasan