TANGERANGBERKABAR.ID —— Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Tangerang menyiapkan langkah strategis guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas (Lalin) menjelang perayaan malam Tahun Baru 2026. Sebanyak 27 personel diterjunkan dalam Satuan Tugas (Satgas) Kamseltibcar yang fokus pada penguraian kemacetan di sejumlah titik rawan.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Aditya Surya mengatakan menjelang malam tahun baru, Polresta Tangerang menyiapkan Satuan tugas (Satgas) Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar) yang beranggotakan 27 personel.

“Tim ini dibentuk khusus untuk mengurai kemacetan yang berpotensi terjadi saat Natal dan Tahun Baru 2026,” ujar Aditya.

Ia menjelaskan, Satgas Kamseltibcar dibagi ke dalam tujuh titik strategis, yakni di Gerbang Citra Raya, Pasar Cikupa, Gerbang Tol Kedaton, lampu merah Jalan Baru, TL Balaraja Timur, Balaraja Barat, serta Flyover Balaraja.

Selain itu, Satlantas juga menyiapkan tim mobile atau Tim Raicet (pengurai macet) yang siap bergerak cepat ke lokasi kemacetan di luar titik yang telah ditentukan. “Tim mobile ini bersifat fleksibel, siap bergerak ke mana pun apabila ada laporan dari masyarakat atau membutuhkan penambahan personel di lapangan,” jelasnya.

Satlantas Polresta Tangerang juga telah memetakan sejumlah titik yang diprediksi menjadi pusat keramaian dan kemacetan pada malam tahun baru, yakni Citra Raya dan Alun-alun Kabupaten Tangerang (Tigaraksa).

Lanjut Adit, untuk kawasan Citra Raya, akan diberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup seluruh bunderan. Arus kendaraan akan diluruskan ke belakang kawasan untuk mencegah putar balik di tengah jalan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

Kemudian, di Jalan Raya Serang tepatnya sekitar Ramayana Cikupa, kendaraan dari arah Bitung menuju Cikupa akan diarahkan masuk terlebih dahulu ke kawasan Citra Raya guna mengurai kepadatan.

“Apabila masih terjadi kemacetan, kendaraan akan kami arahkan melalui Avenue Citra Raya,” tambahnya.

Sementara di kawasan Alun-alun Tigaraksa, Satlantas Polresta Tangerang ini akan menerapkan skema penutupan jalan secara bertahap dan fleksibel. Penutupan awal dimulai dari Perempatan Disdukcapil hingga Perempatan Kejaksaan untuk mensterilkan area bagi pejalan kaki.

Jika kepadatan meningkat, penutupan akan diperluas hingga Bundaran Kantor Bupati dan Gerbang Puspemkab. “Penutupan ini bersifat situasional. Jika tidak diperlukan, maka tidak akan dilakukan,” tegasnya

Aditya menegaskan bahwa pada malam pergantian tahun, prioritas utama Satlantas adalah pengamanan dan kelancaran arus lalu lintas. Dalam pelaksanaannya, Satlantas Polresta Tangerang bersinergi dengan TNI, Pemda, Dishub, Jasa Raharja, tenaga kesehatan, serta unsur masyarakat.

Seluruh unsur tersebut akan ditempatkan di pos-pos pantau yang telah disiapkan. Menutup keterangannya, Iptu Aditya mengimbau masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan saat merayakan malam Tahun Baru 2026.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang untuk selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan helm, memastikan kelengkapan kendaraan seperti lampu dan dokumen berkendara, sehingga perayaan malam tahun baru dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya.

(Der/San)