TANGERANGBERKABAR.ID —- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Geram Banten Indonesia melayangkan surat permintaan konfirmasi dan klarifikasi kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWS C2), Jumat (26/7/2024).

IMG 20240725 WA0003

Surat ditandai dengan nomor : 0025/Istimewa/Konf-Kla/DPP/LSM/GRM-IND/VII/2024 itu sehubungan dengan adanya kegiatan proyek tembok penahan tanah (TPT) milik BBWS C2 yang amblas, lokasi tersebut tak jauh dari kantor UPT SDA Provinsi Banten di Bendungan Pintu Air Sepuluh Kota Tangerang.

Ketua Umum DPP LSM Geram Banten Indonesia, Alamsyah MK mengatakan meski belum lama rampung dikerjakan, kondisi TPT tersebut saat ini rusak berat, pasangan batu yang patah sangat panjang dan bergeser hampir turun (amblas).

Menurutnya, amblasnya TPT, dikarenakan kurangnya pemeriksaan sejak proses pekerjaan hingga pasangan batu patah dengan panjang dan bergeser.

“Ini lalai dalam pengawasan hingga TPT di samping bendungan air pintu sepuluh sungai cisadane patah dan amblas,” katanya.

Bersama surat itu, kata Alam, pihaknya mendesak kepala BBWS C2 periksa kembali semua bangunan kegiatan swakelola khususnya pada pemeliharaan.

“Jangan cuma mikir cuan doang, tapi gak ada kerjanya,” ujarnya.

(Deri)